WORD PARFUME
D
I
S
U
S
U
N
OLEH
NAMA :
Nadrah Pohan
NIM :
201311049
M.P :
KEWIRAUSAHAAN
AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA
& KOMPUTERISASI AKUNTANSI
AMIK IMELDA MEDAN
TAHUN AJARAN 2015/2016
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kesehatan dan kemudahan
bagi penulis sehingga dapat menyelesaikan tugas observasi dan wawancara Mata
kuliah (Kewirausahaan ) yang mana pada tugas ini saya memilih World parfum yang
berlokasi :
·
Jalan Thamrin no 75 D lantai 2 ( Plaza Medan
Fair )
·
Hp : 081313520470
Sebagai tempat pengamatan dan survey yang kami lakukan
, dari awal pelaksanaan survey dan observasi sehingga selesai penulis banyak
menghadapi hambatan akan tetapi berkat kesabaran dan
ketekunan dan bantuan moril dan matrial
dari semua pihak sehingga pada akhirnya penulis dapat meyelesaikan tugas ini sebagai mana mesti nya walaupun laporan
ini masih jauh dari kesempurnaan .
Penulis , Medan
Jan 2016
(
Nadrah Pohan )
DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR .................................................................................. i
DAFTAR ISI ................................................................................................. ii
BAB I : PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
........................................................................ 1
1. Visi ................................................................................. 1
2. Misi ................................................................................. 2
B. Profil Usaha
1.
Nama Usaha.................................................................... 3
2. Nama Pemilik ................................................................. 3
3. Alamat Usaha ................................................................... 3
BAB II
: PEMBAHASAN
A. Jenis Produk yang dijual disuci Bakery.............................. 4
B. Alat/bahan .......................................................................... 7
BAB III :
PEMASARAN
A. Strategi
Marketing Mix ........................................... 9
B. Analisis SWOT......................................................... 11
C.
Struktur Organisasi................................................... 12
BAB IV : PERHITUNGAN
KEUNTUNGAN
A.
Rincian Modal Awal/Tahun..................................... 13
BAB V : PENUTUP
A. Kesimpulan............................................................... 19
B.
Saran......................................................................... 19
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................. 20
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG USAHA
Parfum
adalah produk yang sudah tidak asing lagi dalam kehidupan sehari-hari.
Apalagi saat ini aroma parfum yang
ditawarkan sudah semakin beragam, baik yang dikhususkan untuk pria, wanita,
ataupun untuk keduanya.
Riwayat parfum telah ada sejak zaman
Mesopotamia kuno sekitar lebih dari 4000 tahun yang lalu. Pada zaman dahulu,
orang-orang menggu nakan tanaman herbal, rempah-rempah dan bunga dan
dicampurkan bersama untuk membuat wewangian. Selanjutnya pada pertengahan abad
ke-15 parfum mulai dicampur minyak dan alkohol. Meskipun demikian, parfum baru
mengalami kemajuan pesat pada abad ke-18 dengan munculnya beragam aroma
wewangian dan botol yang indah.
Dalam 20 tahun terakhir ini terdapat
peningkatan yang pesat pada jumlah produksi parfum (Albano, Goodelman, Kunes,
& O’Rourke 2010).
1. Visi
1. Mengutamakan kualitas produk yang di jual
2. Menjual produk dengan harga yang terjangkau
3. Produk ini dapat di pakai oleh semua kalangan
masyarakat
4. Mengutamakan kenyamanan costumer saat produk di pakai
5. Mengutamakan kualitas produk yang original
2. Misi
1. Menerima kritikan dari costumer atas ketidak puasan
memakai produk untuk lebih baik dalam memilih produk
2. Semakin costumer puas atas pelayanan dari world parfum
, semakin banyak costumer yang akan membeli produk dari world parfum
3. Meningkatkan kinerja untuk perkembangan usaha untuk
kedepan nya (menbuka cabang ) agar
costumer mudah untuk mencari produk dari world parfum di mana mana
4. mempromosikan produk produk dari world parfum ke
kalangan masyarakat melalui sistem online untuk menambah peningkatan usaha
5. Agar costumer semangkin puas atas pelayanan world parfum
, kami akan meningkatkan keamanan dan
kenyamanan costumer saat berbelanja di toko world parfum
6. Mengutamakan produk produk saat berbelanja di imfortir
atas keaslian produk world parfum memakai produk dari world parfum untuk lebih baik dalam memilih produk.
B.
PROFIL USAHA
Nama Usaha : WORLD
PARFUME
Pemilik Usaha : Nadrah Pohan
Alamat Usaha : JL. Thamrin No 75 D / II_Lantai l ( Dalam Plaza Medan Fair )
Telp : + 628 13 1352 0470
Email : NadraputriPohan@yahoo.com
Gmail : pohannadra@gmail.com
Instagram : NadraPohan
Pemilik Usaha : Nadrah Pohan
Alamat Usaha : JL. Thamrin No 75 D / II_Lantai l ( Dalam Plaza Medan Fair )
Telp : + 628 13 1352 0470
Email : NadraputriPohan@yahoo.com
Gmail : pohannadra@gmail.com
Instagram : NadraPohan
BAB II
A. Jenis Produk
Aprsil Lavigni Armani
Diamond @ Rp . 100.000
@ Rp . 100.000
@ Rp . 100.000
Butterfly @ Rp . 70.000 Charm Rose @ Rp . 200.000
Olla ramlan @ Rp . 200.000 Boss @ Rp. 50.000
Harazuku @
Rp . 70.000 Hugo
Boss Intense @ Rp . 70.000
Incanto Red @ Rp . 70.000 Paris
Hilton @ Rp . 250.000
Sellena Gomez @ Rp. 350.000
B. Bahan
(PERENCANAAN
PRODUK)
Jenis produk yang dihasilkan dalam
bahasan ini berwujud produk manufaktur, yakni barang berwujud, yang langsung
dapat dirasakan, dapat ditahan, mudah diukur nilainya serta yang
terpenting adalah lokasi pembuatan output dekat dengan letak dimana bahan baku
(input) dapat dijangkau produsen. Namun yang seharusnya diketahui oleh produsen
berkaitan dengan perencanaan produk ada yang dikenal dengan 4 tahapan / Fase
perjalanan hidup suatu produk, yakni Fase Perkenalan, Fase Pertumbuhan, Fase
Kedewasaan, dan Fase Kejenuhan (penurunan).
Perlunya
memahami pemetaan tahapan tersebut antara lain bisa memicu manajemen perusahaan
dalam upaya pemuasan kebutuhan konsumen, peningkatan fasilitas-fasilitas dan
inovasi serta kereatifitas seluruh anggota yang bekerja di dalamnya. Setidaknya
dalam tahapan ini tercipta suatu kejelasan tujuan / Targetting
perperiode berjalan.
Saya juga menerapkan 3 metode dalam
menajemen operasi mulai dari menciptakan diferensiasi, Cost
Leadership, dan Respon cepat terhadap semua peluang yang adapada
saat-saat tertentu. Yang pertama mengenai diferensiasi produk, atau aspek yang
membedakan produknya dengan yang lain, misalnya dari segi aroma khas parfum
tersebut, tidak terlalu berlebihan & tidak mengandung alkohol tinggi,
kemudian dari segi ukuran juga sangat praktis dibawa kemana-mana. Tersedia
banyak pilihan rasa pula pastinya.
Cost Leadership, disini
lebih menekankan aspek harga yang akan disampaikan pada konsumen, kita tahu
bahwa konsumen selalu menginginkan yang terbaik dari segi kualitas, tetapi
dengan harga perolehan seminimal mungkin pula. Harga 1 botol parfum dijual
dengan harga berkisar antara Rp. 70.000 sampai Rp. 350.000.
Respon Cepat, maksudnya
seorang pemilik / manajer harus selalu meningkatkan kepekaan terhadap semua
peluang, baik yang dibutuhkan konsumen, maupun sesuatu yang belum pernah
terlintas dalam benak masyarakat, bisa dikatakan sebagai sesuatu hal yang baru,
dan konsumen juga akan selalu menyukai hal tersebut asalkan tidak merugikannya.
Kalau dalam hal ini saya sebagai
pemilik lebih sering menekankan terhadap penambahan aroma. Misalnya konsumen
menginginkan aroma ini dan itu, maka yang akan dilakukan beliau adalah berusaha
untuk menciptakan produk tersebut.
C. PERENCANAAN KAPASITAS
Kapasitas
diartikan sebagai hasil produksi atau jumlah unit yang dapat ditahan, diterima,
disimpan, atau diproduksi oleh sebuah fasilitas dalam suatu periode waktu
tertentu. Sebuah fasilitas bisa dikatakan efektif jika mampu menghasilkan
output yang sesuai harapan produksi, dan dikatakan efisien jika memang mampu
menyediakan penggunaan sumber daya yang dimiliki suatu perusahaan dalam usaha
memaksimalkan laba dan meminimalisir kelangkaan sumber daya alam untuk masa
jangka panjang perusahaan.
BAB III
A. STRATEGI MARKETING MIX (Strategi Pemasaran
Pasar)
Seperti diketahui dalam
produktifitas ini yang dinilai atau yang dijadikan pokok bahasan adalah
berkaitan dengan sikap mental / fisik kegiatannya yang pada akhirnya bisa kita
dapatkan data perbandingan dari satu periode terhadap periode sesudah ataupun
sebelumnya. Sehingga dapat tercipta beberapa alternatif untuk peningkatan taraf
kelayakan dalam proses kegiatan produksinya.
Langsung masuk pada topik inti,
untuk lebih efisien terhadap waktu serta peningkatan efektifitas biasanya saya
melakukan evaluasi / penilaian atas hasil produksinya sebulan sekali, dalam
rapat ini harus dihadiri oleh semua staff yang ada karena masing-masing bagian
akan dimintai pertanggungjawaban atas pekerjaan selama 1 periode berjalan.
Misalnya saja pada bulan-bulan awal ketika mendirikan usaha, cenderung sering
memikirkan langkah-langkah dalam segmenting (memilah-milah tempat/ pasaran
dimana produk akan dilepaskan), kemudian yang terpenting adalah
mempositioningkan produk output yang dihasilkan, apalagi usaha ini berdiri
setelah produk sejenis sudah diproduksi orang lain, memang sebagai pendatang
baru tidak bisa dielakkan tentang keharusan memiliki keunggulan kompetitif.
Targetting mungkin akan menjadi
pokok acuan dalam peningkatan minat karyawan agar selalu berinovasi dari masa
ke masa. Menyikapi hal ini saya selalu berusaha semaksimal mungkin menjalin
hubungan yang harmonis dengan karyawan, sebab di sinilah letak kunci kesuksesan
yang sebenarnya, tuturnya. Dalam hal ini akan diamati seberapa kuat daya serap
masyarakat / konsumen, terbukti ketika di awal-awal perjalanan usaha, hasil
yang diperoleh cukup signifikan dengan input sekian menghasilkan output sekian.
Jadi dapat disimpulkan, disini
meskipun tergolong produk pendatang baru ternyata mampu bersaing dengan
produk-produk lama, hal ini dilakukan dengan senantiasa berinovasi, mulai dari
design kemasan, rasa dan aroma parfum, sampai masalah harga pun juga sangat di
pertimbangkan disini.
B. ANALISIS SWOT
A.
Internal factor
( Identifikasi Kekuatan dan Kelemahan )
Strength ( Kekuatan )
·
Letak lokasi
strategis
·
Tempat yang
nyaman
·
Kualitas produk
yang baik dan terjamin saat di pakai costumer
·
Respon pelanggan
positif
Weakness ( Kelemahan )
·
Proses transaksi
penjualan yang kurang cepat
·
Pelayanan yang
di berikan kurang memuas kan costumer
B. Eksternal
factor ( Identifikasi Peluang dan Tantangan )
Opportunity
( Peluang )
·
Dapat dengan
mudah memasuki target pasar
·
Keunggulan usaha
ini dapat di sukai oleh semua kalangan
·
Dapat
meningkatkan kreasi dengan persaingan yang ketat
Treath (
Tantangan dan Ancaman )
·
Muncul nya usaha
yang sejenis dengan jarak yang sangat
berdekatan
·
Harga farfum
yang tidak stabil saat berbelanja ke imfortir
·
Tetap
mempertahankan kualitas parfum yang original
C. STRUKTUR ORGANISASI
Pemilik
Perusahaan
|
Manajer
|
Kasir
|
SPG
|
Produksi
|
Prinsip
kewirausahaan
·
Perusahaan
mengutamakan keahlian karyawan dalam memasarkan produk world farfum
·
Manager
menghimba kepada semua karyawan agar bekerja secara profesional untuk mengembangkan perusahaan
·
Semua karyawan
bekerjasama secara team untuk memasarkan produk
BAB IV
Perhitungan Keuntungan
A. Modal Awal
Sewa
tempat / Bulan
|
Rp
. 3000.000
|
Etalase
|
Rp
. 3000.000
|
Meja
1 Unit
|
Rp
. 500.000
|
Kursi 2 Buah
|
@
Rp. 100.000 x 2 = Rp. 200.000
|
Kalkulator
|
Rp
.75.000
|
Biaya
untuk membeli farfum ke Invortir
|
Rp
. 19.680.000
|
Total Modal Awal
|
Rp.
26.455.000
|
Biaya Pengeluaran / Bulan
Gaji
Karyawan ( 02 Org )
|
@ Rp. 1.200.000 = Rp. 2.400.000
|
Biaya
Listrik
|
Rp. 500.000
|
Perlengkapan
|
Rp.1.500.000
|
Lain
– Lain
|
Rp.200.000
|
Total
Pengeluaran / Bulan
|
Rp.4.600.000
|
Harga Modal
Nama
parfum
|
Harga
|
April
Lavigni
|
Rp.
@ 60.000
|
Armani
Diamond
|
Rp.
@ 60.000
|
Butterfly
|
Rp.
@ 40.000
|
Charm
rose
|
Rp.
@ 150.000
|
Harazuku
|
Rp.
@ 40.0000
|
Hugo
Boss Intence
|
Rp.
@ 40.0000
|
Incanto
Red
|
Rp.
@ 40.0000
|
Olla
Ramlan
|
Rp.
@ 150.000
|
Paris
Hilton
|
Rp.
@ 200.000
|
Sellena
Gomez
|
Rp.
@ 250.000
|
Harga Jual
Merk farfum
|
Harga
|
April
Lavigni
|
Rp.
@ 100.000
|
Armani
Diamond
|
Rp.
@ 100.000
|
Butterfly
|
Rp.
@ 70.000
|
Charm
rose
|
Rp.
@ 200.000
|
Harazuku
|
Rp.
@ 70.000
|
Hugo
Boss Intence
|
Rp.
@ 70.000
|
Incanto
Red
|
Rp.
@ 70.000
|
Olla
Ramlan
|
Rp.
@ 200.000
|
Paris
Hilton
|
Rp.
@ 250.000
|
Sellena
Gomez
|
Rp.
@ 350.000
|
Total Penjualan /
Hari
|
Rp.
7.620.000
|
Penjualan Offline (Ditoko) / Hari
Merk
parfum
|
Pembeli
/ Hari
|
Harga
|
Total
|
April
Lavigni
|
05
Org / Hari
|
Rp.
@ 100.000
|
Rp.
500.000
|
Armani
Diamond
|
05
Org / Hari
|
Rp.
@ 100.000
|
Rp.
500.000
|
Butterfly
|
06
Org / hari
|
Rp.
@ 70.000
|
Rp.
420.000
|
Charm
rose
|
04
Org / hari
|
Rp.
@ 200.000
|
Rp.
800.000
|
Harazuku
|
05
Org / Hari
|
Rp.
@ 70.000
|
Rp.
350.000
|
Hugo
Boss Intence
|
04
Org / hari
|
Rp.
@ 70.000
|
Rp.
280.000
|
Incanto
Red
|
04
Org / hari
|
Rp.
@ 70.000
|
Rp.
280.000
|
Olla
Ramlan
|
05
Org / Hari
|
Rp.
@ 200.000
|
Rp.
1000.000
|
Paris
Hilton
|
02
Org / Hari
|
Rp.
@ 250.000
|
Rp.
500.000
|
Sellena
Gomez
|
02
Org / Hari
|
Rp.
@ 350.000
|
Rp.700.000
|
Total
Penjualan Offline (Ditoko) / Hari
|
Rp.
5.330.000
|
||
Penjulan Melalui Online / Hari
Merk
farfum
|
Pembeli
/ Hari
|
Harga
|
Total
|
April
Lavigni
|
02
Org / Hari
|
Rp.
@ 100.000
|
Rp.
200.000
|
Armani
Diamond
|
02
Org / Hari
|
Rp.
@ 100.000
|
Rp.
200.000
|
Butterfly
|
02
Org / hari
|
Rp.
@ 70.000
|
Rp.
140.000
|
Charm
rose
|
01
Org / hari
|
Rp.
@ 200.000
|
Rp.
200.000
|
Harazuku
|
01
Org / Hari
|
Rp.
@ 70.000
|
Rp.
70.000
|
Hugo
Boss Intence
|
02
Org / hari
|
Rp.
@ 70.000
|
Rp.
140.000
|
Incanto
Red
|
02
Org / hari
|
Rp.
@ 70.000
|
Rp.
140.000
|
Olla
Ramlan
|
01
Org / Hari
|
Rp.
@ 200.000
|
Rp.
200.000
|
Paris
Hilton
|
01
Org / Hari
|
Rp.
@ 250.000
|
Rp.
250.000
|
Sellena
Gomez
|
01
Org / Hari
|
Rp.
@ 350.000
|
Rp.350.000
|
Total Penjualan
Melalui Online / Hari
|
Rp.1.890.000
|
||
Penjulan / Hari
Penjualan
Offline (Ditoko)/ Hari
|
Rp. 5.330.000
|
Penjualan
Melalui Online / Hari
|
Rp.
1.890.000
|
Total Penjulan /
|
Rp.7.220.000
|
BAB V
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Dari hasil survey yang telah
saya lakukan , dapat saya simpulkan bahwa untuk membuka suatu usaha harus
banyak melakukan persiapan dari segi Modal , Lokasi usaha tang strategis sampai
pada tingkat pelayanan terhadap customer ( konsumen ) .
Point point penting dalam
mendirikan dan membuka suatu usaha harus benr benar diperhatikan agar usaha
yang akan kita dirikan mengalami kesuksesan dan kemajuan sehingga lebih banyak
peminat nya .
B.
Saran
Setiap pemilik usaha ( Owner
) dan pihak pengelola usaha harus bisa harus bisa bekerja sama deengan baik
demmi kelangsungan dan kemajuan usaha tersebut .
Disamping itu , setiap usaha
yang telah dibuka / didirikan haruslah bisa mempertahankan ciri khas dar usaha
yang dipasarkan , baik itu dari segi aroma / harum , harga dan juga pelayanan
terhadap customer ( konsumen ) .
DAFTAR PUSTAKA
Pohan Nadrah.2015.Medan
: Pulo Brayan .
Affandi Juhar , Damai Suci. 2015. Medan : Karya .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar